Jakarta, CNN Indonesia

Kekayaan Donald Trump diperkirakan melonjak US$4 miliar atau Rp62,8 triliun (asumsi kurs Rp15.700 per dolar AS) jika Truth Social masuk bursa saham (go public).

Dilansir CNN, Selasa (26/3), Trump Media & Technology Group sebagai pemilik Truth Social telah menyelesaikan kesepakatan untuk melantai di bursa saham, sehingga kekayaan mantan presiden Amerika Serikat (AS) itu diperkirakan bertambah lebih dari dua kali lipat.

Setelah Trump Media mengumumkan akan melakukan debut pasar sahamnya, Trump untuk pertama kalinya masuk dalam daftar 500 orang terkaya dunia versi Bloomberg Billionaires Index.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bloomberg memperkirakan kekayaan bersih Trump melonjak sebesar US$4 miliar atau sekitar Rp62,8 triliun, sehingga total kekayaannya menjadi US$6,5 miliar atau Rp102,5 triliun.

Keputusan merger dengan Trump Media juga membuat saham Digital World Acquisition Corp naik 21 persen. Harga sahamnya pun meningkat 39 persen menjadi sekitar US$51.

CEO Perusahaan Merger Devin Nunes mengatakan bahwa perusahaannya akan bergerak untuk merebut kembali Internet dari sensor Teknologi Besar.

“Kami akan terus memenuhi komitmen kami kepada masyarakat Amerika untuk menjadi pelabuhan yang aman bagi kebebasan berekspresi dan melawan kelompok penekan kebebasan berpendapat yang terus bertambah,” kata Nunes dalam sebuah pernyataan.

Trump Media hanya menghasilkan pendapatan US$3,4 juta selama sembilan bulan pertama tahun lalu, menurut pengajuan SEC. Perusahaan membukukan kerugian bersih sebesar US$49 juta selama rentang waktu tersebut.

Sementara itu, basis pengguna Truth Social menyusut lebih besar dibandingkan X, perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Jumlah pengguna aktif bulanan Truth Social di AS di iOS dan Android turun 39 persen dari tahun ke tahun, menurut data Sameweb yang dibagikan kepada CNN awal bulan ini.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *