Jakarta, CNN Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengingatkan masyarakat agar waspada dengan segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan, salah satu yang saat ini beredar adalah modus undangan rekrutmen.

Belakangan mencuat modus indikasi penipuan berupa surat undangan rekrutmen yang mengharuskan peserta untuk menggunakan hotel dan transportasi yang telah disediakan.

“KAI menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan rekrutmen KAI,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus melalui keterangan resmi, Senin (1/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya, Joni mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen ataupun undangan melakukan seleksi dengan persyaratan tambahan seperti penyediaan akomodasi dan transportasi.

Joni menegaskan KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat menyurat, baik mengirimkan berkas yang dititipkan melalui seseorang maupun melalui email.

KAI pun tidak memungut biaya apapun dari pelamar, dan tidak pernah bekerja sama dengan agen perjalanan dalam proses seleksi pekerja.

Ia juga menjelaskan informasi rekrutmen KAI sepenuhnya menggunakan website resmi dengan alamat recruitment.kai.id atau media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121.

“Jika menemukan info rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut, agar masyarakat dapat mengabaikannya,” kata Joni.

Jika menemukan informasi yang meragukan, masyarakat diminta untuk segera menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [emailĀ protected], atau media sosial KAI121 untuk mendapatkan informasi resmi tentang perusahaan.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *