Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono turun ke lokasi longsor Tol Bocimi Seksi 2 Cigombong-Cibadak di Km 64, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (5/4).

Setelah meninjau secara langsung, Basuki memastikan longsor ini dikarenakan curah hujan tinggi.

“Kita lihat di sana longsorannya, ini bukan gerakan tanah, tapi memang longsoran, tanah timbunan pada saat pembangunan, karena curah hujan yang tinggi,” imbuhnya, dilansir dari detiknews.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, peristiwa longsor itu terjadi pada Rabu (3/4) sekitar pukul 20.00 WIB di Tol Bocimi Km 64-600 A, tepatnya di Tol Parungkuda arah Sukabumi.

Basuki mengatakan vegetasi di sekitar lokasi longsor masih bertahan. Oleh sebab itu, ia meyakini jika longsor tersebut bukan karena gerakan tanah.

“Kita lihat vegetasi pohon-pohon pisang masih tegak, berarti memang bukan gerakan tanah, tapi material longsor saja. Ini timbunan tinggi,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara itu, pihaknya akan melakukan perbaikan secara temporer demi kelancaran arus mudik Lebaran.

“Kami akan berusaha untuk menangani secara temporer, tiga hari ini kita akan sheet pile, kemudian Senin nanti kita monitor, kita tes dulu untuk bisa kita upayakan jalur B-nya itu dipakai untuk jalur mudik,” ujar Basuki.

Setelah Lebaran Idulfitri, pihaknya akan memperbaiki jalan tol itu secara permanen.

“Setelah itu baru kita tangani secara permanen setelah Lebaran. Tanggal 15 baru full speed untuk penanganan permanen. Penanganan permanennya kira-kira 2-3 bulan untuk bisa secara permanen kita bisa tangani,” sambungnya.

Sementara selama masa mudik Lebaran dan operasional satu jalur, maka tarif jalan Tol Seksi Cigombong-Parungkuda akan digratiskan.

“Nanti kita gratiskan. Cigombong Parungkudanya,” kata Basuki.

[Gambas:Video CNN]

(del/agt)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *