Jakarta, CNN Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan Jumat (26/4).

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya melihat pergerakan IHSG masih berkonsolidasi wajar di tengah sentimen kenaikan suku bunga acuan yang ditujukan untuk menjaga kestabilan kondisi perekonomian domestik.

Menurutnya, momentum koreksi wajar yang masih berpeluang terjadi dapat terus dimanfaatkan baik untuk investor jangka pendek menengah maupun panjang, terutama untuk saham-saham yang berfundamental kuat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Hari ini IHSG berpotensi naik,” imbuh William.

Ia memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 7.002 dan resistance 7.189 hari ini.

William pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, BBRI, BBCA, SMRA, PWON, TLKM, UNVR, JSMR, dan ARTO.

Sementara itu, analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG akan cenderung terkoreksi dalam jangka pendek menguji 7.089-7.128 terlebih dahulu.

Namun, katanya, selama IHSG masih mampu berada di atas 7.026 sebagai support terdekatnya, maka posisi IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave B dari wave (2).

“Hal tersebut berarti IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang area 7.240 hingga 7.290,” tuturnya.

Dia memprediksi IHSG bergerak di level support 7.026 dan resistance 7.191 hari ini.

IHSG ditutup di level 7.155 pada Kamis (25/4) sore. Indeks saham melemah 19,23 poin atau minus 0,27 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp14,56 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,62 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 208 saham menguat, 338 terkoreksi, dan 235 lainnya stagnan.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *